Pages

Showing posts with label la vie. Show all posts
Showing posts with label la vie. Show all posts

Saturday, July 23, 2011

inspiring GIE

“akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
apakah kau masih berbicara selembut dahulu?
memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
sambil membenarkan letak leher kemejaku”
kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, lembah mendala wangi
kau dan aku tegak berdiri, melihat hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin
apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika ku dekap kau, dekaplah lebih mesra, lebih dekat
lampu-lampu berkelipan di jakarta yang sepi, kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya. kau dan aku berbicara. tanpa kata, tanpa suara ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita
apakah kau masih akan berkata, kudengar derap jantungmu. kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta?
haripun menjadi malam, kulihat semuanya menjadi muram. wajah2 yang tidak kita kenal berbicara dalam bahasa yang tidak kita mengerti. seperti kabut pagi itu
manisku, aku akan jalan terus
membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan
bersama hidup yang begitu biru"

Merasa familiar dengan bait bait indah diatas ? merasa pernah mendengar kata kata mesra diatas ?
mungkin kalian adalah satu dari segelintir orang yang masih mengingat jelas setiap kata indah pada bait puisi diatas puisi yang mungkin pernah kalian dengar saat menonton film "GIE" ? atau puisi yang pernah kalian baca di salah satu majalah sastra ? entah bagaimanapun itu, yang jelas puisi ini adalah satu dari puisi puisi yang sangat ngena banget di aku. gatau kenapa, aku bener bener suka sama kata katanya. terutama di bagian "kita begitu berbeda dalam semua kecuali dalam cinta?" berasa gak sih ketar ketirnya ?
ya, Soe Hok Gie.  Seorang aktivis Indonesia dan mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia Jurusan Sejarah tahun 1962–1969. sosok yang benar benar menginspirasi buat aku.setau saya, dia adalah sosok yang benar benar berpendirian teguh. selain itu menurut beberapa sumber, beliau juga rajin mendokumentasikan perjalan hidupnya dalam buku hariannya, dan itu juga yang memotivasi saya kenapa saya dari dulu, bahkan sampai sekarang masih betah menggoreskan pena ke di buku diary bergembok yang biasa saya simpan di sudut sulit terjangkau di kamar saya, dan sampai sekarang memang banyak hal yang saya dapat dari kebiasaan itu.
selain itu, hasil hasil pemikiran GIE inilah yang terkadang juga memotivasi saya. seperti memberikan semangat lain yang membuat kita terkadang berpikir secara rasional. salah satu kata kata beliau yang masih tetap saya ingat adalah "lebih baik diasingkan daripada menyerah pada kemunafikan".
dan dari sebuah artikel yang saya baca, Gie hanyalah seorang mahasiswa biasa dengan latar belakang yang tidak hebat. tapi beliau memiliki kemauan untuk melibatkan diri untuk menciptakan sebuah perubahan. dan dia selalu ingin tahu akan apa yang terjadi dengan bangsanya. dan sangat disayangkan beliau meninggal dalam usia yang muda. namun, walaupun begitu, dia meninggalkan banyak tulisa. diantaranya berupa catatan harian, dan artikel yang dipublikasikan di koran koran nasional.
dan dari hal itu, saya berifikir bahwa siapapun benar benar bisa terlibat dalam pergerakan menuju sesuatu yang lebih baik, tidak hanya orang hebat yang bisa melakukannya.
dan dalam catatan hariannya, Gie pernah menuliskan bahwa nasib terbaik adalah tidak dilahirkan. yang kedua adalah, dilahirkan tapi mati muda. dan yang tersial adalah umur tua. dan rasa rasanya memang begitu. hahaha bahagialah mereka mereka yang mati muda

benar benar banyak hal yang bisa dilihat, dikaguni, dan dicontoh dari seorang mahasiswa yang tidak terlalu hebat "Soe Hok Gie" tapi dari ketidak terlalu hebatannya-lah. dia bisa menginspirasi banyak orang. dan salah satunya adalah saya.......

Saturday, March 19, 2011

building AWARENESS

AWARENESS. belakangan kata kata awareness jadi sering banget aku denger.  mulai dari kampus, sampe bahkan di rumah.  awareness, atau bahasa kitanya kesadaran. adalah memang, atau bahkan hal yang seharusnya memang kita punyai. bukan hanya sebagai manusia. tapi lebih spesifik lagi. sebagai anak misalnya, kita harus tau dong plus sadar hal apa aja yang mesti kita buat sebagai anak. dan sekarang, kemaren salah satu dosen di kampus ngebahas soal kesadaran yang harus mulai dibangun dari sekarang. dan sedikit banyak ngebuat aku lagi lagi berfikir tentang how to build awareness.
kesadaran memang gabisa di bangun kalo ga dateng dari dalam diri sendiri. aku pernah baca di satu blog, kalau kesadaran diri adalah cara bagi kita untuk mengeksplorasi kepribadian individu kita, sistem nilai, kepercayaan, kecenderungan alami, dan kecenderungan. Karena kita semua berbeda dalam cara kita bereaksi terhadap sesuatu, belajar, dan mensintesis informasi, sangat membantu untuk kadang-kadang menghabiskan waktu di refleksi diri untuk mendapatkan wawasan yang lebih baik diri kita sendiri. nah, dan sekarang, aku juga bakal nyoba how to bulid awareness.mungkin akan dimulai dengan memperbaiki cara belajar. selama ini aku belajar itu kalo mood aja. lebih seneng online, dan bakal matiamatian kalo ada tugas doang. aku tau itu sebenernya bukan cara yang baik. karna terkadang aku keteteran sendiri. dan terkadang suka lupa cepat.  dan sekarang, semakin kesini aku sadar se sadar sadarnya kesadaran itu perlu dan sangat harus ditingkatkan. 
sekarang aku mau ngurai kenapa aku mulai sadar kalo awareness itu harus di tingkatin. itu karna rasa yang berkebalikan dari awareness itu adalah musuh terbesar buat diri sendiri. karna kadang kita mengabaikan hal hal yang seharusnya di dahulukan dan tetap ada di lingkaran yang kita anggap nyaman buat kita sendiri. dan kadang kita bakal gegabah buat ngadepin suatu kejadian yang tiba tiba berubah. perubahan itu bisa terjadi kapan aja dan dimana aja. dan terkadang perubahan itu menuntut kita untuk berfikir dengan cepat. dan terkadang kita gasiap untuk menghadapi itu.
jadi, aku rasa siapapun sudah seharusnya mulai membangun kesadaran di dirinya masing masing. kesadaran atas apapun itu.
dan  kita bisa meningkatkan kesadaran dengan cara lebih berkonsentrasi dengan apa yang ada disekeliling dan juga dengan berani mengevaluasi diri sendiri.